adalah majalah sastra net bagi rakyat Indonesia yang memerlukan sastra sebagai bagian kehidupan indah di Indonesia. Untuk segala umur pecinta sastra di Tanah Air. Pendiri Agus Warsono (Rg Bagus Warsono/Masagus) didirikan 2 Januari 2011, Redaksi Alamanda Merah 6 Citra Dharma Ayu Margadadi, Redaktur sastra Agus Warsono, Koresponden Rusiano Oktoral Firmansyah (Jakarta), Abdurachman M(Yogyakarya).
TEKS SULUH
Kamis, 16 Desember 2021
Wirja Taufan : Buku berharga yang memuat 115 Sastrawan penerima Penghargaan dan Medali SETYASASTRA NAGARI 30 Tahun Kesetiaan Sastra Indonesia dari Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia IX 2021
Selasa, 14 Desember 2021
Pertemuan Kecil 3 Penyair Rg Bagus Warsono, Wawan Hamzah Arfan dan Soekardi Wahyudi
Siang ini 14-12-21 Lumbung Puisi kedatangan penyair terkenal Kalimantan Timur Soekardi Wahyudi peraih nominasi penghargaan Sastrawan berdedikasi 2021 Kaltim dan penerima Sebutan Sastrawan Setyasastra Nagari dari Lumbung Puisi 2021. Kedatangan beliau bersama Sastrawan inti Lumbung Puisi Wawan Hamzah Arfan dari Cirebon bersama mantan pacarnya Ibu Susilawati. Dalam kesempatan ini Rg Bagus Warsono, tukang kebun, Lumbung Puisi memberikan kenang kenangan sejumlah buku untuk Sastrawan Kaltim yang dimasa purnabaktinya mengabdikan diri sebagai guru SMA di Kutai Kartanegara. Soekardi Wahyudi memulai kariernya sebagai sastrawan sejak th 80-an dengan menampilkan banyak puisi-puisinya di media massa. Beliau juga bergabung dengan Lumbung Puisi lewat beberapa antologi bersama Lumbung Puisi.
Soekardi wahyudi ke Lumbung Puisi
Pertemuan yang tak disangka-sangka, 2000 km Kutai Kertanegara Indramayu. Mohon maaf mas Soekardi Wahyudi kami tidak bisa memberi hormat apa-apa dengan kedatangan Mas yang tak disangka sangka itu. Trims juga buat mas Wawan Hamzah Arfan yg sudi mengantarkan ke Lumbung Puisi. (Indramayu, 14 Desember 2021)
Senin, 13 Desember 2021
Berita Sastra dari Penyair Pulo Lasman Simanjuntak
Berita Sastra
Penyair Pulo Lasman Simanjuntak Masuk Dalam Buku Setyasastra Nagari, 30 Tahun Kesetiaan Sastra Indonesia Oleh Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia
Pamulang, BeritaRayaOnline,-,-Puji Tuhan, hari ini (Senin, 13 Desember 2021) kembali bersukacita mendapat kiriman Buku "SetyaSastra Nagari" 30 Tahun Kesetiaan Sastra Indonesia oleh Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia dengan penyusun Penyair Rg.Bagus Warsono.
Pada buku pengayaan sastra untuk Sekolah Lanjutan dan Perguruan Tinggi ini, sebagai penyair saya juga memperoleh lencana Anugerah 30 Tahun Kesetiaan Setyasastra Nagari Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia 2021.
Sebagai penyair yang lebih dari 30 tahun berkiprah di dunia kesusasteraan Indonesia dalam buku setebal 274 halaman dengan penerbit Penebar Media Pustaka (Bantul, Yogjakarta) dan ISBN :978-623-6875-97-1 cetakan 1, 2021 ini.
Biodata kepenyairan saya ada di halaman 195- 197.Sedangkan karya puisi saya yang telah dimuat (dipublikasi) di Surat Kabar Mingguan (Skm) Simponi (Jakarta) tahun 1983 lalu.
Ketiga puisi tersebut berjudul "Pukul Sembilan Malam Di Jalan Cokroaminoto", "Trauma" dan "Hotel Adhirama Kamar Nomor Genap" ada di halaman 54-55.
(Pulo Lasman Simanjuntak)
Salam Puisi Indonesia
Pamulang, Senin siang
13 Desember 2021
Editor : Jhonnie Castro
Minggu, 12 Desember 2021
Agus Mursalin: 30 tahun berpuisi ternyata tak terasa lama
Terimakasih Bapak RgBagus Warsono kiriman buku dan penghargaan Satyasastra Nagari sudah saya terima dengan gembira.
30 tahun berpuisi ternyata tak terasa lama... Hehe
I Made Suantha: Sebuah apresiasi untuk tetap bersetia berpuisi.
Saya hanyalah seorang penulis puisi yang biasa saja.
Dan tidak pernah ada dalam sebuah pendakian gunung di areal puncak penciptaan puisi. Hanya berkutat di kawasan kaki perbukitan, yang terkadang terperosok dalam jurang tegalan puisi.
Saya hanya tulus dan setia saja.
Tetapi, penghargaan dari Mas RgBagus Warsono dan Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia adalah sebuah apresiasi untuk tetap bersetia berpuisi.
Jaya selalu Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia dengan pembinanya Mas RgBagus Warsono.
Rahayu
Rahayu
Rahayu.
Sabtu, 11 Desember 2021
Jumat, 10 Desember 2021
Endang Supriyadi: Saat sore mau pupus,
Saat sore mau pupus, saya mendapat kiriman satu buah buku Setyasastra Nagari dan sebuah medali 30 Tahun Kesetiaan Sastra Indoensia dari Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia. Terima kasih saya ucapkan kepada RgBagus Warsono , yang telah memberi perhatian kepada perjalanan saya di dunia sastra. Harapan saya, semoga mas "Bagus" tak henti berkarya untuk terus mengisi lumbung sastra yang dijaganya
Barokah nawawi : Medali indah Setya sastra nagari Bakti tak henti
Medali indah Setya sastra nagari Bakti tak henti
Di Jum'at yang penuh berkah datang anugerah yang tak ternilai dari Bapak RgBagus Warsono, Pimpinan Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia.
Terima kasih atas perhatian dan suport Bapak terhadap perjalanan sastra saya yang sebenarnya masih belum memadai untuk menerima penghargaan ini.
Semoga Bapak dan Lumbung Puisi terus jaya dan eksis di dunia Sastra Indonesia.
Rabu, 01 Desember 2021
12 Penulis Produktif 2021 Pilihan Lumbung Puisi:
12 Penulis Produktif 2021 Pilihan Lumbung Puisi: Kasdi Kelanis, Bambang Widi Yogyakarta, Arief Joko Wicaksono, Heru Mugiarso, Wardjito Soeharso (novel), Dyah Nkusuma, Surasono Rashar, Wandi Julhandi, Heru Patria, Rissa Churria. Wirja Taufan, Nyoman Wirata.
Surasono Rashar Wardjito SoeharsoSelasa, 27 Juni 2017
Acep Syahril dan Rg Bagus Warsono, dua Sastrawan Indramayu Terpilih Ikuti Musyawarah Nasional Sastrawan Indonesia Kemendikbud 18-21 Junli 2018
Keduanya Terpilih dari seleksi nasional karya buku. Sastrawan Rg Bagus Warsono terpilih lewat karyanya yang berjudul Si Bung dan Sastrawan Acep Syahril terpilih lewat bukunya yang berjudul Tumbuh.
Musyawarah Nasional Sastrawan Indonesia (MUNSI ) II yang akan diselenggarakan dari 19-21 Juli 2017 tersebut diikuti oleh 144 sastrawan dari seluruh Tanah Air. Acara akan dibuka Oleh Mentri Kemendikbud Frof Dr. Muhadjir Efendi dan di hadiri tokoh-tokoh sastra Indonesia diantaranya Emha Ainun Nazib, Gunawan Muhammad, KH Hasan Bisri, dll. Demikian berita yang disampaikan oleh Pusat Pembinaan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbud baru-baru ini. (Acil)
Sabtu, 17 September 2016
Lumbung Puisi Jilid IV turut meramaikan Seminar Sastra Internasional
Sabtu, 03 September 2016
Hadir dalam perpuisian Indonesia , Lumbung Puisi Jilid IV bertema Margasatwa
Saya bayangkan beberapa penyair menulis puisi tentang binatang-binatang imajinatif ( misal Derabat, burung raksasa khayalan Budi Darma; juga Kappa, semacam Derabat yang telah menjadi mitos bertahun-tahun di Jepang; Yeti di Nepal ) yang dapat menggugah daya imajinasi pembacanya dan merangsang imajinasi lain untuk bidang-bidang lain.
Betapa berharganya puisi-puisi ini bagi pelajar dan generasi sesudah kita karena telah memberikan pemahaman anatomis, filosofis dan simbolis tentang sebuah kota, negara, atau benda (Hasan Bisri Bfc).





