TEKS SULUH


Tampilkan postingan dengan label madura. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label madura. Tampilkan semua postingan

Minggu, 24 November 2013

Jamal D Rahman pengasuh majalah Horison

Jamal D Rahman pengasuh majalah HorisonJamal D Rahman adalah penyair kelahiran Lenteng Timur, Sumenep, Madura 14 Desember 1967. Dia adalah alumni Ponpes Al-Amien Prenduan, Sumenep, Madura dan kemudian IAIN (kini UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. Munulis puisi, esai, keritik sastra, masalah kesenian dan kebudayaan di berbagai media massa, seperti; Kompas, Republika, Suara Pembaruan, Pikiran Rakyat, Jawa Pos, Media Indonesia, Horison, dan Jurnal Puisi. Seringkali diundang mengikuti acara-acara sastra di berbagai kota di Indonesia dan malaysia, antara lain Program Penulisan MASTERA Bidang Esai di Cisarua Bogor (1999), Seminar Keritikan Sastera Melayu Serantau, Kuala Lumpur (2001), dan Pertemuan Penulis Asia Tenggara di Kuala Lumpur (2001). Sekarang bergiat di majalah Horison dan membentuk sanggar-sanggar sastra di sekolah.
Karya-karyanya: Airmata Diam (1993). Garam-garam Hujan (2003). Termuat juga dalam antologi bersama, di antaranya: Angkatan 2000 dalam Sastra Indonesia (2002), dari fansuri ke handayani (2001), Horison Sastra Indonesia: Kitab Puisi 1 (2002). Tulisan-tulisannya di sejumlah buku; Islam dan Transformasi Sosial-Budaya (1993), Romo Mangun di Mata para Sahabat (1997), Tarekat Nurcholishy (2001), dan Ulama Perempuan Indonesia (2002).

Jamaluddin Kafie

Jamaluddin KafieJamaluddin Kafie, lahir di Sumenep, … . Beliau adalah orang pertama yang selalu meotovasi murid-muridnya untuk bergiat di bidang kesusastraan dan tulis menulis. Karya terjemahannya telah banyak diterbitkan oleh berbagai penerbit, seperti: Laila Majnun, Guru dan Muridnya, serta banyak lagi karya terjemahan dan tulisan-tulisannya yang telah diterbitkan. Beliau adalah salah seorang kiai yang ikut serta dalam perintisan Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan Sumenep Madura (Mohon bagi yang memiliki profil lengkap KH. Jamaluddin Kafie, dikirim ke email: ali_ibnuanwar@yahoo.com)

Moh.Hamzah Arsa

Moh.Hamzah ArsaMoh. Hamzah Arsa Lahir di Sumenep, 15 Maret 1979. Alumnus TMI Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan 1998. Mengabdikan dirinya di almamaternya tercinta sebagai guru pengajar Bahasa dan Sastra Indonesia sampai tahun 2005 sambil kuliah di Institut Dirasah Islamiyah Al-Amien (IDIA) hingga tamat tahun 2003. Aktif sebagai Pembina Sanggar Sastra Al-Amien (SSA), Koordinator Sanggar Sastra Remaja Indonesia (SSRI) Madura, Dewan Redaksi Majalah Santri “Qalam” dan Pemimpin Umum Buletin “Sastera”. Puisi-puisinya banyak dipublikasikan di berbagai media massa Puisi-puisinya juga terangkum dalam antologi bersama, yaitu “209 Bergerak” (1997) “Airmata Rindu” (1999) dan “Cahaya Kata” (2003).
Kini tercatat sebagai mahasiswa S2 di Program Pasca Sarjana Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Jurusan Pendidikan Bahasa. Calon master ne!

Ali ibnu Anwar

Ali Ibnu AnwarAli Ibnu Anwar, dilahirkan di Wonojati, Jenggawah, Jember 04 Mei 1986. Alumni Pond. Pest. Al-Amien Prenduan. Sempat mengajar (pengabdian) Bahasa dan Sastra Indonesia di Almamaternya. Selain juga tercatat sebagai Pembina Sanggar Sastra Al-Amien (SSA) dan Sanggar Sastra Remaja Indonesia (SSRI) yang bekerjasama dengan Horison, berserta teman-temannya dan penanggungjawab Majalah Santri QALAM. Karya-karyanya seringkali dipublikasikan di Majalah Sastra Horison, MPA, Jawapos, Media Pangesto dan beberapa media lokal lainnya. Karyanya juga terkumpul dalam antologi bersama cerpen At-he-is (Pustaka SSA, 2003) dan antologi puisi O.De (Pustaka SSA, 2003), Yasin (Balai Bahasa Surabaya, 2005), dan “Kepada Mereka yang Katanya Dekat Dengan Tuhan” (antologi puisi Sastrawan Mutahir Jawa Timur, DKJT dan Balai Bahasa, 2007) . Reuni (Pustaka Al-Amien, 2006) adalah salah satu antologi puisi tunggal perdananya.
Pernah meraih juara 3 Lomba Cipta Puisi se-Jawa Timur (2004) tingkat SMA/sederajat yang diselenggarakan oleh Dewan Kebudayaan dan Pariwisata Pamekasan. Juga sebagai Juara 1 Lomba Cipta Puisi se-Jawa Timur (2005) yang diadakan oleh Balai Bahasa Surabaya. Kini tinggal di Jakarta dan berstudi di Universitas Indraprasta Jakarta.
Mengikuti beberapa kegiatan sastra seperti: Jambore Sastra, Lombang, Sumenep (2004), Temu Sastra Nusantara dan Baca Puisi, Festifal Cak Durasim (2006), serta beberapa kegiatan lainnya.