TEKS SULUH


Sabtu, 26 Desember 2020

Cangcang Rajanya

 Dulu di daerah Randudongkal Pemalang, menurut cerita orang tuaku, banyak dijumpai kawanan kera. Karena daerah itu adalah daerah yang subur maka kera-kera itu harus dipindahkan. Karena sering mengganggu warga kampung. Untuk memindahkan kawanan kera yg sering mengganggu kampung, kiat yg paling mudah adalah mengambil dulu raja kera di kawanan itu maka kera yang lain dengan mudah akan mengikuti. Maka dicarilah raja kera dan ditangkap penduduk lalu di buang dan dicancang di hutan daerah Belik. Setelah raja kera itu dicancang (diikat) di sebuah pohon di hutan Belik Gunung Slamet, maka kawanan kera di daerah Randudongkal itu berangsur pindah ke hutan Belik.

Rabu, 02 Desember 2020

Asyiknya Jadi Guru Desa


 Asyiknya Jadi Guru Desa

Rg Bagus Warsono


Ketika orang hiruk pikuk globalisasi

aku memandang hamparan lembah hijau

Ketika jari-jari tangan berduit sibuk mengetik hp

Aku melihat tangan terampil memainkan ani-ani

Anak-anak games dikota

kami berebut bola di kehujanan

lapangan berlumpur

Dengan mengajari berhitung dan membaca gedrig

tak usah terburu-buru pintar

katanya orang pintar banyak

dokter sudah ada, tentara sudah ada

guru mencari sekolah

insinyur mencari proyek

dan bidan mencari orang melahirkan

cukup bisa menjumlah receh rupiah dan dan membaca sajak

guru kota sibuk cari uang privat muridnya sendiri

katanya bermotor ketinggalan

Guru desa miskin serasa kaya raya

ilmu sedikit berharga

salam dan sapa desa ramah setiap hari

bila bertanya apa yang yang kau punya?

aku menjawab singkat

anak-anak adalah kekayaanku

dan masyarakat adalah bajuku

aku idola mereka sederhana

dikala hari baik

ada pengalaman mengesankan

bersama mereka.

(Indramayu, 06-01-19)