TEKS SULUH


Sabtu, 20 Desember 2014

Kesaksian Pembaca Sebuah Karya Sastra

Kesaksian Pembaca Sebuah Karya Sastra
Bagaimana pembaca bersaksi bahwa Anda adalah seorang pengarang dengan karya yang besar. Padahal pembaca tak memiliki legetimasi sebagai pemegang kesaksian karya itu. Bukan tidak mungkin akhirnya merupkan pengakuan sementara dari seseorang, kelompok /beberapa orang yang kemudian pernyataan kesaksian itu ditelan waktu dan lupa.
Baiklah kita gali lebih jauh bagaimana peran pembaca terhadap sebuah karya sastra menjadi berperan sebagai saksi bagi sebuah karya sastra yang dibuat pengarangnya.
Apresiasi Pembaca
Sejauhmana karya Anda mendapat kesaksian pembaca, adalah sejauhmana apresiasi didapatkan dari membaca karya sastra. Apresiasi pembaca diwujudkan dalam kehidupan dan kegiatannya mengisi hidup dan apresiasi lain adalah diwujudkan dalam bahasa tulis.
Hidup dan kegiatnnya ditampilkan dalam kegiatan mengisi dunia merteka melakukannya wujud kesaksian itu dengan berbagai kegiatan relevan dengan sastra seperti lomba membaca karya sastra (puisi/cerpen), penampilan drama , film, diskusi, bedah buku dan sebagainya. Kesaksian pembaca yang demikian biasanya mengundang orang untuk membuat kesaksian dengan bahasa tulis seperi pemberitaan melalui media massa, atau wujud apresiasi ragam tulisan lain.
Kesaksian dalam bahasa tulis ini menjadi kesaksian yang berkualitas karena memiliki ujud kebendaan yang memang bersumber dari seseorang yang menuliskan tentang karya Anda itu. Semakin banyak orang memberi kesaksian dalam bahasa rtulis maka semakin kuat karya sastra dan pengarangnya diakui seluas sebuah kesaksian itu.
bersambung............
RgBagus Warsono 21-12-14