TEKS SULUH


Sabtu, 30 November 2013

Putri Akina

TERIAKAN LIRIH

Sengit mentari memancar di atas awan
Sepasang mata menyipit
Di tenggah arus kemacetaan jalan
Memantau derasnya keegoisan
Tak ada senyum hangat menyapa
Manusia menggila dengan hidupnya
Tercabik kenyamanan hidup

Berlinag air mata sang ibu
Malu lihat kebusungan dada para buntutnya
Wajah terpasang memelas
Di belakang seringai sinis  mulai Nampak
Menghina tanpa merajuk

Suara lirih menggema
Tak terima dengan apa yang didapatkan
Meminta supaya disanjung

Tap tak tahu apa arti  sanjungan itu..
TakHenti
Waktutakberhentiberdetak